Penyampaian Karutan Kelas IIB Menggala saat Jumpa Pers disinyalir Pembohongan publik

Tulang Bawang, ECHANEWS.Com

Karutan dan jajarannya
kelas II B Menggala Disinyalir Lakukan Kebohongan Publik Saat melakukan Jumpa Pers beberapa hari lalu, yang di gelar di halaman depan Rutan Klas IIB Menggala. Sabtu, 24 September 2022.

Gowing selaku karutan kelas IIB Menggala diduga melakukan hal yang memalukan di Sinyalir melakukan pembohongan publik. Pasalnya, terkait hal penangkapan dan putusan yang di sampaikan kepada awak media saat konferensi Pers beberapa hari yang lalu, gowim menyampaikan, bahwa Narapidana (napi) Ageng bin Meskam Sudah Tertangkap Oleh Petugas Penjaga lembaga permasyarakatan.

Menanggapi soal penyampaian orang nomor 1 di rutan kelas IIB Menggala, LSM dan Masyarakat Tulang Bawang dibuat untuk berkomentar. Pasalnya, diduga karutan beserta jajarannya menyampaikan hal2 yang tidak benar Saat mereka menggelar kegiatan konferensi pers, dasarnya pihak rutan tidak memperlihatkan, foto ataupun napi yang yang melarikan diri, yang telah tertangkap.

Dan, terkait penyampaian putusan hukum 6 Tahun dan yang tidak ada subsider. Seharusnya, Gowim sebagai kepala rutan memberikan keterangan dan informasi yang benar kepada awak media ataupun kepada masyarakat.

Gowim diduga melakukan pembohongan yang akan dikonsumsi publik, pemerintah setempat bahkan sampai pemerintah pusat. namun yang terhimpun dari KPR juna rutan kelas II B menggala, saat di konfirmasi kemarin oleh rekan2 pers, juna menyampaikan hal tersebut di atas itu tidak benar, parahnya Juna selaku KPR atau salah satu orang yang bertanggung jawab terkait hal napi yang melarikan diri dari rumah sakit Menggala. “Juna oleh salah satu wartawan memintak untuk dapat membuktikan ketidak benaran dugaan pembohongan publik, dengan menunjukkan Photo napi saat penangkapan ataupun sudah dalam kamar tahanan kembali, serta bukti putusan yang sesuai dengan putusan hakim penggadilan negeri menggala. Namun fakta yang terjadi saat itu Juna tidak dapat menunjukan photo ataupun surat putusan yang di minta oleh awak media. Artinya dugaan azas praduga tak bersalah saat Kami pergi meninggalkan rutan kelas IIB Menggala untuk sementara 80%, hal pembohongan publik itu benar.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *