oleh

Kepala Bidang Pembibitan Endangson Distan Tuba Diduga Buang Badan Terkait dugaan penyelewengan  Penyaluran Bibit Bantuan

-Peristiwa-44 views

Tulang Bawang, ECHANEWS.Com

Diduga Kabid Endangson Sengaja Menghindari Awak Media yang hendak mempertanyakan kembali terkait penyaluran bibit padi bantuan pemerintah pusat melalui dinas pertanian Tulang Bawang yang terindikasi penyalahgunaan/ adanya penyelewengan dalam penyaluran bantuan bibit padi . Menggala, 25/
09/ 2021.

Bantuan bibit pemerintah melalui dinas pertanian Tulang Bawang sekiranya pada bulan 04/ 2021 sudah diturunkan oleh pemerintah pusat. Bibit tersebut yang seharusnya
sudah dibagikan Gapoktan ke kelompok2 Tani yang tergabung dalamnya, dan diawasi oleh pihak dinas terkait.

” Namun sampai hari ini tidak ada sama sekali Informasi terkait bantuan bibit pemerintah pusat yang sudah disalurkan oleh Dinas pertanian kab tulang bawang kepada Gapoktan.

Salah satu petani selaku narasumber membeberkan, ” artinya jangankan kami akan menerima bantuan bibit tersebut, para petani tidak di berikan info baik dari pihak dinas ataupun Gapoktan, kalau bantuan bibit tersebut yang telah dibagikan oleh pihak dinas pertanian ke Gapoktan,
“bibit padi yang diturunkan oleh pemerintah pusat, itu atas pengajuan proposal kami selaku kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan tersebut, Yang bersifat petani malalui Gapoktan minta bantuan ke pemerintah berupa bibit padi dan jagung yang kami butuhkan. Sebutnya, “petani

Kabid Dinas Pertanian Endangson Selaku Pejabat yang membidangi pembibitan, diduga Sengaja menghindari awak media yang akan menjumpainya Guna menindaklanjuti laporan/ kluhan para petani yang di mendapatkan bibit padi bantuan pemerintah tahun 2021.

Endang sengaja mempersumbat komunikasi kepada awak media yang akan mengklarifikasi suatu hal yang merugikan orang banyak, faktanya, Endangson selaku kebid yang membidanginya sulit untuk dihubungi, baik via wa ataupun via telp seluler, berdasarkan tindakan yang dilakukan oleh Gapoktan terkait bibit padi bantuan yang diduga tidak terserap kelompok dan para petani disinyalir adanya keterlibatan kerjasama dengan pihak dinas pertanian kab tulang Bawang.

(Taem)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *