oleh

Aksi Curanmor Diperkantoran Pemda Lamteng Terekam CCTV

Lampung Tengah (Echanews.Com)

Pelaku pencurian sepeda motor roda dua di Kabupaten Lampung tengah kini mengincar kantor-kantor pemerintahan. Pelaku curanmor berhasil membawa kabur 1 Unit sepeda motor yang terparkir di halaman kantor pemerintah daerah (Pemda) Lampung tengah. Kamis (08/07/21)

Saat dilihat melalui rekaman CCTV pelaku berjumlah satu orang, Pelaku membawa satu unit kendaraan sepeda motor dan sebuah helm yang di ambil disalah satu motor yang terparkir di dekat motor yang dibawanya, Dilihat dari CCTV pelaku beraksi sekitar pukul 09:15 wib.

Diketahui pemilik sepeda motor yang hilang saat terparkir bernama Angga dia merupakan pegawai TKSK di bidang organisasi di kantor bupati Lampung Tengah.

Angga mengatakan, Saat dia masuk kerja dia memarkirkan sepeda motor milik nya di parkiran kantor pemda kemudian dia beraktifitas seperti biasa di kantor, Namun saat jam istirahat ketika akan keluar untuk makan siang dia melihat sepeda motor yang di parkir sudah tidak ada lagi.

“Saya parkir sepeda motor di parkiran, Lalu saya masuk beraktifitas seperti biasa saat saya mau makan siang saya lihat motor sudah tidak ada lagi”. Ujarnya

Kendaraan tersebut merk Yamaha Byson dengan nomor Polisi BE 6509 HY Selanjutnya angga melaporkan kejadian ini ke polres lampung tengah dengan nomor laporan LP/812/VII/2021/SPKT/Polres Lamteng.

Saat dimintai keterangan oleh awak media salah satu Polisi pamong praja (PolPP) yang sedang berjaga di posko keamanan mengatakan, Kami tidak tau persis kejadian nya karena saat kejadian itu Kami yang berjaga diposko ada empat orang dan tidak terlalu memperhatikan karena yang keluar masuk sangat ramai.

” Saat kejadian kami tidak tau persis kejadian nya, Karena dikantor ini orang yang keluar masuk sangat ramai jadi kami juga tidak terlalu memperhatikan”. Ujar PolPP yang tidak ingin disebutkan namanya

Kepala Bagian Organisasi Pemerintah Lampung tengah Sugito saat dikonfirmasi mengenai hilang nya sepeda motor milik salah satu staf nya mengatakan, Saya menganjurkan staff saya untuk laporan dan kemudian saya juga melaporkan ke asisten dan sekda masalah ini.

” Sesuai dengan proses saya suruh dia untuk laporan ke pihak berwajib, Namun saya juga akan melaporkan ke sekda”. Pungkasnya

(Husaini)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *