Diskominfo Tuba Rugikan Perusahaan Media Massa Sampai Puluhan Juta Rupiah

Diskominfo Tuba Rugikan Perusahaan Media Massa Sampai Puluhan Juta Rupiah

Tulang Bawang, ECHANEWS.Com

Ketua LSM GPMB Fery Satria menuturkan, ” Diskominfo tulang bawang, diduga telah merugikan keuangan negara, melakukan tindakan melawan hukum, Pasalnya banyak tidak dibayarnya Media bermitra dan materil dalam unsur kelengkapan berkas yang berupa Materai, Serta pihak Diskominfo menjawab dan menggapi LSM2 dan Organisasi2 Media, yang mempertanyakan terkait berapa besarnya anggaran yang telah/ belum di cairkan untuk pembayaran belanja publikasi. Menggala,18 Mei 2021

Dijelasakan Fery, ” Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemuda Menggala Bersatu (LSM GPMB) hasil pantauan serta banyaknya temuan para LSM dan wartawan perwakilan Tulang Bawang hal kejanggalan dalam pelaksanaan penyerapan dana publikasi, mutlak di sinyalir telah merugikan negara Oleh Oknum pejabat diskominfo melalui fasilitas kemitraan media yakni produk fasilitas dana anggaran belanja publikasi. Sejak 2 tahun terakhir ini, miliaran rupiah anggaran kerjasama dan publikasi dengan media massa di Kabupaten Tulang bawang kuat dugaan adanya praktek kegiatan korupsi berjamaah oleh oknum pejabat Dinas Kominfo Tuba.

“Kegiatan Publikasi melalui Kemitraan Media Massa di Tahun 2020  dengan pagu anggaran sebesar, Rp. 6.688.371.500 dan Rp. 2.386.000.000 di tahun 2021 jadi ajang korupsi. … Dan menurut sumber lain juga mengatakan,
anggaran miliaran yang dikelola di Dinas kominfo tuba selama ini tidak transparan, hingga menuai sejumlah pertanyaan.

 

Fery, ” Mengetahui Proses untuk berkerja sama/kemitraan dari pengajuan, pemberkasan hingga verifikasi, oleh Diskominfo Tulang Bawang, dituangkan dalam pengumuman nomor
80/480/V.14/TB/III/2021 tertanggal 16 Maret 2021 yang ditanda tangani Kabid Pengelolaan Media Informasi diskominfo tulang bawang. Yang artinya perusahaan media massa telah resmi menjadi mitra kerja dalam bidang pemberitaan informasi dan publikasi,” Sebutnya.

“Akan tetapi, jika di pertanyaan dari pihak LSM ataupun Organisasi2 pihak diskominfo Selalu dengan jawaban tidak objektif, akurat juga alasan diluar nalar, jawaban yang tidak sebagaimana mestinya, Berbeda pada faktanya hal sangatlah tidak relevan.

KaFerry, ” artinya disini kita bisa memvonis dugaan kebohongan publik oleh pihak diskominfo yang berpotensi pada pernyataan palsu.

“ Satu bukti, tidak adanya Lampiran/berkas yang bisa mereka tunjukan secara ril atau mendetail, tiap kali ada yang menggugat/menyanggah kejelasan terkait penyerapan anggaran dana publikasi tersebut, kemudian teknis penguna dana anggaran belanja Publikasi tidak ditemukan kelengkapan data administrasi persuratan dimana PPTK dan KPA menerangkan bahwa kontrak kemitraan yang dimaksud telah diterima oleh Media/perusahaan, serta kejadian penyerahan kontak kerjasama tersebut,” jelasnya.

“Padahal, seperti diketahui bersama, bahwa pihak diskominfo adalah salah satu instansi yang dalam prosedur kerjanya terkenal dengan ketelitian, kecermatan, dan kehati-hatian, Nama Media dan Perusahaan, dan harus dengan dokumen, berkas yang lengkap, jika hal tersebut tidak dapat terpenuhi maka pihak diskominfo tidak mau melanjutkan prosesnya/menolak pengajuan kerjasama.

” Ketua LSM GPMB Tulang Bawang akan melanjutkan case ini ke ranah hukum dengan terus berkordinasi kepada pihak terkait/ yang telah di rugikan,” pungkasnya. (Arz).

Subscribe

Thanks

No Responses

Tinggalkan Balasan