Penjarakan Oknum Pejabat Diskominfo dugaan korupsi Milyaran Dana Publikasi 

Penjarakan Oknum Pejabat Diskominfo dugaan korupsi Milyaran Dana Publikasi 

Tulang Bawang, Echanews.com

LSM GPMB (Gerakan Pemuda Menggala Bersatu) Meminta kepada Pihak Penegak Hukum untuk menyelidiki Terkait penyalahgunaan dana Anggaran Publikasi dari Tahun 2020 – 2021 Diberikan Sanksi atas tindakan yang mengakibatkan kerugian bagi awak media dan yang berdampak patal bagi awak media, sebab pihak perusahaan dapat menghentikan/memutuskan kontrak kerja dengan mereka, karena pihak perusahaan merasa rugi,  karena kurangnya pendapatan perusahaan ataupun pemasukan yang tidak sesuai dari Kabiro.

Ketua LSM GPMB Feri Satria bersamaan warga masyarakat Tulang Bawang mengkaji dan mendalami hal penderitaan awak media dalam kurun waktu 2 tahun terakhir atas perlakuan sewenang-wenang oleh pejabat diskominfo tulang bawang terhadap Rekan media.
Menggala, 07/05/2021.

Feri Selaku ketua LSM, ” Siap dorong melalui dukungan kepada penegak hukum untuk berikan sanksi guna menghentikan perbuatan yang dilakukan oknum di lingkup diskominfo tuba, telah merugikan orang yang berhak, kewenangan, karena jabatan atau kedudukan kesempatan atau sarana untuk melakukan kegiatan praktek penyalahgunaan/penyelewengan dana anggaran publikasi dari Tahun 2020-2021. Dengan capaian miliaran rupiah, dan berdampak menghilangkan pekerjaan para awak media. Hal tersebut di ungkapkan Ketua LSM GPMB Feri Satria saat berkunjung ke sekretariat PWRI Tulang Bawang, ajang silaturahmi.

Ketua LSM GPMB membahas Undang-undang Tipikor, tertuang dalam pasal 12 huruf h, Pegawai negeri atau penyelenggara negara ‘ dengan perbuatan Telah merugikan orang yang berhak,  artinya pejabat diskominfo telah melanggar Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, UU Nomor 22 Tahun 1999 dan UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Terbangnya.

” LSM, Media serta dukungan warga masyarakat tulang bawang, bersatu upaya pemberantasan perbuatan melawan hukum. Dan Kebersamaan sangat diperlukan untuk mengumpulkan bukti2 yang Real supaya pihak Penegak hukum segera mungkin melakukan pemeriksaan, penyelidikan dan penyidikan guna pembuktian Terkait dugaan tindakan korupsi yang  dilakukan oleh oknum pejabat diskominfo, sampai di berikan sanksi pidana hukuman penjara kurungan.

Adapun Sahut Mister Tukul salah satu tokoh yang tampaknya beliau paham tentang hukum, tanpa basa-basi la langsung uraikan ancaman atau sanksi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, UU Nomor 22 Tahun 1999 dan UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Pasal 3 huruf a, b Undang-Undang 20 Tahun 2001 tentang Perunbahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, penjara dan pidana denda. Pidana penjara Maksimum pidana seumur hidup atau paling lama 20 tahun, paling singkat penjara 4 tahun kurung, Jelasnya.

 

Maraknya berita miring diskominfo tulang bawang akibat banyaknya awak media
Yang dianggap dapat dibodohi, dengan tidak transfaransi pencairan dana kemitraan dengan Rekan media.  oknum PPTK Suwandi dan kepala bidang Erwan hadi, kekuasaan dan kewenangan di pergunakan untuk kepentingan sendiri tanpa memikirkan kepentingan-kepentingan orang lain, Secara sengaja diam-diam gunakan uang negara untuk kepentingan lain yang bukan menjadi urusan negara.

LSM GPMB Menduga Oknum Pejabat Diskominfo Tuba Selewengkan Dana Publikasi  dari tahun 2020-2021 kurang lebih 3 Miliar.  Sudah selayaknya malapetaka menimpa mereka, dengan bertahun-tahun mendekam di hotel prodeo. (Red).

 

Subscribe

Thanks

No Responses

Tinggalkan Balasan