Samsat Tulungagung Sudah Mencapai Target Pendapatan 96 Persen Lebih

Samsat Tulungagung Sudah Mencapai Target Pendapatan 96 Persen Lebih

Tulungagung, Echanews.com – Meski Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan antusias warga Kota Marmer untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

Terbukti hingga akhir Oktober ini total Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) mencapai 96,66 persen total PAD 240,130 miliar, artinya target sekarang sudah mencapai 232 miliar.

Menurut Administratur Pelaksana Kantor Pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Tulungagung, M. Chudori menuturkan jika capaian ini tidak lepas dari antusiasdan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan.

“Dari total tersebut, PKB sudah mencapai 95,76 artinya sudah tercapai 165,65 miliar dari target 173 miliar. Sedangkan untuk BBN-KB dari target 65 miliar sudah tercapai 63,9 miliar atau sekitar 98,35 persen,”.

Menurut Chudori ada beberapa faktor yang mempengaruhi capaian tersebut, diantaranya kebijakan dari wilayah yakni Jawa Timur yang meringankan dalam pembayaran pajak bermotor. Diantaranya potongan pajak dan pemutihan kendaraan.

“Dengan adanya kebijakan diskon corona potongan pajak roda dua 15 persen, mobil 5 persen, kemudian pemutihan, pembebasan denda pajak, mereka sangat antusias dan terbantu,” katanya.

Ia membeberkan dengan antusias masyarakat saat membayar makin banyak, dibuktikan degan sangat mudahnya akses pembayaran Seperti ke samsat langsung maupun indomart atau alfamart.

Untuk jumlah total kendaraan di Tulungagung sampai akhir Oktober ini terdata sekitar 600 ribu digabung dari roda dua maupun roda empat. Sedangkan yang masih menunggak sekitar 241,375 ribu.

“Daerah terbanyak yang menunggak yakni Kecamatan Ngunut, Kedungwaru, dan Ngantru,” katanya.

Disinggung melalui langkah yang diambil agar masyarakat dapat segera membayar pajak yakni melakukan pemutihan, pemberian keringanan, melakukan pelayanan unggulan dan sosialisasi.

“Jika tetap tidak membayar pajak akan 2 tahun setelah masa pajak tidak di bayar otomatis akan terblokir, jika mau mengaktifkan lagi harus membayar lagi tunggakannya,” pungkasnya. (**)

Subscribe

Thanks

No Responses

Tinggalkan Balasan