Stekmen Ketua Ras Tuba Di duga Mengada – ada hingga merugikan masyarakat pedalaman

 

 

Menggala, EchaNews.com

Seluruh warga masyarakat  kabupaten tulang bawang hususnya warga menggala Sesalkan dan Sayangkan, Atas Sttekmen2 yang di Sampaikan Ketua Ras Tulang Bawang Kopriyadi yang diduga Mengada – ada, hal yang terkesan adanya Permainan ataupun Persainga Bisnis. Minggu (26/07/20).

” Salah satu Warga Menggala dengan inisial mister Zon menyampaikan ke rekan Pers. Jurnalis media online Lampung Gelawan. Hal informasi publik terkait stekmen ketua Ras Tulang Bawang yang membuat para pedagang Eceran BBM harus mengalami kerugian , pasalnya atas pemberitaan dari media online Lampung Ekstreim, ” Maraknya peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) mentah.

Mister Zon mengungkapkan, ” ini Stekmen2 Ketua Ras ” Rusak Menyikapi hal tersebut, Ketua RAS Kabupaten Tulangbawang, Khopriyadi, Jumat (24/7/2020) menyatakan dirinya akan menurunkan tim guna melakukan Investigasi dan koordinasi tentang dugaan maraknya minyak mentah di wilayah  Kabupaten Tulangbawang Khususnya di Menggala dan bila benar adanya, maka tidak ada toreransi  RAS akan laporkan kepada penegak hukum sebagai efek jera dari perbuatan tersebut, jabarnya, ” m zon

Lajutnya ,” Zon menyayangkan atas hal setekmen Ketua Relawan Azis Samsudin (RAS) dan pemberitaan media online LE.Com, Hal yang kami di temui Faktanya berbeda! ” Pasalnya ada salah satu Warga yang berada di tempat pedagang kecil (Eceran Bbm) dan di tempat yang berbeda, di pelosok, dan tempat2 yang jauh dari SPBU. Itu tidak sesuai berita tersebut.

Parahnya, ” hal yang nampak jelas yang kami himpun, ada unsur 2 yang mengesankan adanya suatu persaingan bisnis.,

 

Dengan kami meneliti, menyimak serta mengkaji atas setekmen2 yang kembali disampaikan oleh ketua Ras tulang bawang. “
Yakni Stekmen ketua Ras ,” Bau Bahan Bakar Minyak (BBM) juga sangat menyengat dilokasi itu,” ungkap Ketua RAS Tulangbawang, Khopriyadi, Sabtu (25/7/2020). Setekmen ini hal yang tidak benar.

 

” Dari hasil keterangan dan info dilapangan yang terhimpun oleh jurnalis kami, Hal atas pemberitaan media online yakni , ” Beredarnya minyak oplosan atau minyak mentah, itu tidak kami temui.
Faktanya para pemilik kendaraan/ warga masyarakat mengatakan kami nggak pernah mengalami dan mendengar keluh kesah tentang kerusakan mesin akibat BBM, katalain hal motor /mobil rusak akibat minyak mentah atau oplosan yang di jual oleh pedagang Bbm Eceran.

 

Mister Zon, ” mengharapkan untuk ketua Ras Tulang Bawang bebesar hati segera bertindak untuk meminta maaf ke warga masyarakat kab. Tulang Bawang atas stekmen2 yang diduga mengada – ada, Karena dengan dia bersetekmen2 yang dianggap tidak sesuai pada faktanya, Hingga mengakibatkan para pedagang Eceran Bbm menglami kerugian.

“Dasarnya dengan adanya stekmen2 yang diduga mengada-ada, timbullah gejolak hal- hal yang merugikan, ” yakni kurangnya kepercayaan warga masyarakat terhadap para pedagang Eceran (warung kecil / kios), jelasnya dengan kata lain para pemilik kendaraan enggan membeli minyak di kios2 eceran yang berbeda di pelosok. tutupnya, ” Zon. ( Red).

Subscribe

Thanks

No Responses

Tinggalkan Balasan