oleh

Babinsa  Melaksanakan Pembinaan Teritorial Untuk  Mewujudkan Hubungan yang Harmonis (TNI – Rakyat)

 

MESUJI– EchaNews.com

Melaksanakan anjangsana komunikasi sosial dengan warga masyarakat di wilayah binaan menjadi tugas dan tanggung jawab Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai aparat teritorial dalam rangka melaksanakan pembinaan teritorial untuk mewujudkan hubungan yang harmonis serta kemanunggalan TNI- Rakyat.

Pada saat kondisi dan situasi pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19), Babinsa dituntut untuk bisa mengetahui kondisi dan situasi yang berkembang di wilayah binaan kususnya siapa saja orang yang dinyatakan sebagai ODP, PDP dan siapa saja dan berapa orang yang sedang melaksanakan karantina mandiri, serta siapa saja warga binaan yang terdampak dari Covid-19, data itu harus dimiliki secara akurat, oleh karena itu menjadi Babinsa wajib untuk selalu berada di tengah- tengah warga binaannya, sehingga situasi dan kondisi serta permasalahan mereka akan dapat diketahui dengan cepat, benar dan akurat.

Babinsa adalah manusia biasa bukanlah manusia super tentu masih banyak kelemahan disana sini serta memiliki banyak kekurangan, tetapi dengan kemauan, semangat dan dedikasi kerja pantang menyerah, serta warga masyarakat binaannya memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugasnya, maka kekurangan itu akan dapat diminimalisir.

Hal itulah yang dilakukan oleh Serda Wahyudi, Babinsa Koramil 426-01 Mesuji, Kodim 0426 Tulang Bawang, dalam pademi Covid-19 aktif mengunjugi warga binaan untuk menghimbau tentang protokol pencegahan Covid-19 juga mencari data serta mendengarkan langsung aspirasi warga yang terdampak Covid-19 di Desa Wono Sari, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Senin (11-05-2020)

Hari ini dirinya mengunjungi bapak Puriman (58) salah satu warga masyarakat RK 01 Desa Wono Sari, untuk memberikan himbauan protokol pencegahan Covid-19, serta mendengarkan aspirasi serta harapannya terhadap situasi yang berkembang sekarang ini, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan masukan ke komando atas.

Dalam kesempatan yang sama Puriman menuturkan, merasa sangat kuwatir dengan kondisi ekonominya apabila Covid-19 tidak segera hilang, tentu kami dan warga masyarakat yang lain akan merasa sangat berat dalam menjalankan kehidupan.

Lanjutnya, tapi selaku manusia dirinya meyakini akan kekuasaan Tuhan, sehingga penyakit ini akan segera hilang dan berakhir, dan kami semua akan bisa beraktifitas kembali seperti biasa, pungkasnya dengan penuh harapan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *