oleh

Diduga Oknum ASN Dinas Kominfo Palsukan Dokumen Media guna Pencairan ADV

-Peristiwa-89 views

 

Lampung Utara, – EchaNews.com

Dugaan Pemalsuan Data media penerima aliran dana advetorial (mou) dan pemalsuan rekening seorang wartawan yang diduga dilakukan oknum asn dinas kominfo lampura makin menguat.

Dugaan ulah nakal Oknum ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Utara (Lampura),ini terkuat setelah diketahui mencatut beberapa nama media online diantaranya suluh.co, sulug.co, newslintas SKM, news.co, hukumdinamika.id, dengan dalih sebagai penerima pembayaran kerjasama yang mencapai puluhan juta rupiah melalui KC (Kantor Cabang) Bank Lampung Kotabumi.

Hal ini diungkap Salah satu sumber Wartawan NK yang namanya diduga dipakai untuk penarikan dan dipalsukan identitasnya, NK sangat terkejut saat akan membuat rekening di bank lampung teryata namanya sudah ada dan sudah ada buku tabungan di bank tersebut atas nama nya pada bank tersebut ujarnya pada media Jumat, (24/4/2020).

NK menjelaskan detail masalah penarikan dana yang dicairkan bank Lampung yang menggunakan nama nya.

Saya heran saja kok bisa oknum ASN dinas Kominfo memalsukan buku rekening saya sedangkan saya belum pernah membuat rekening tabungan di bank Lampung dan saya ketahua saat saya akan membuat rekening untuk pencairan di DPRD Lampura.

Masih menurut NK, saat saya menerima no giliran untuk membuat rekening tabungan salah satu karyawan bank Lampung mengatakan bahwa sudah ada nama rekening atasnama saya pada bank lampung,jelasnya.

Oleh sebab itu Saya siap untuk memberikan kesaksian seandainya nanti ada salah satu media yang akan mengadukan oknum ASN tersebut dan menjelaskan permasalahan ini demi menjaga nama baik saya atas ulah tidak bertanggung jawab oknum ASN tersebut,tegasnya

Saya makin kaget saat menerima copy an rekening koran dari bank yang tertera nama saya dan nominal dana yang telah saya terima berkisar Rp 58,55,377,00 juta rupiah,

Sangat fantastik nominal dana yang ditarik dari rekening palsu atas nama saya, terkait siapa oknum yang menjadi pelaku saya belum tau yang pasti ASN di lingkungan dinas Kominfo periode 2019,”ujar NK.

Nilai dana yang saya sebut tadi itu hanya dari rekening palsu atasnama saya sepertinya masih banyak data media lain yang ikut dipalsukan oleh oknum dimaksud,jelasnya.

sementara Ketua Dpc Awpi Lampura Deferi Zan saat dikonfirmasi media atas peristiwa tersebut menjelaskan,saya dengan tegas minta PLT bupati Lampung Utara Budi Utomo selaku kepala daerah untuk memerintahkan PLT kepala dinas Kominfo sanni lumy mengecek serta menindaklanjuti temuan adanya Kejangalan serta dugaan pemalsuan data media dan dugaan mark up,pada dinas yg dipimpinnya”jelas Deferi.

Kalau terus dibiarkan maka akan merusak nama dan merugikan perusahaan yang dicatut atau dipalsukan namanya oleh oknum ASN tersebut sedangkan nilai media online dilampura perbulan rata rata berkisar Rp 3 JT sampai Rp 5 JT pertahun setiap media online yang terdaftar dikominfo saat itu dan ini jelas bahwa oknum ASN tersebut telah menyalah gunakan jabatannya dan melangar hukum untuk itu Dirinya meminta PLT bupati Budi Utomo segera bertindak sebab peristiwa ini jelas jelas telah merugikan keuangan negara puluhan juta rupiah,”tegas deferi.

Dan kepada pihak aparat penegak hukum,(APH),deferi meminta segera melakukan penyelidikan at as Dugaan pemalsuan dan mark up anggaran media dikominfo kalau terus dibiarkan maka oknum tersebut akan terus mengulanginya,”ujar deferi.

Sampai berita ini dirilis dan diterbitkan Kadis Kominfo Sanni Lumy yang akan dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya sedang tidak aktif.  (* /rahman)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *