oleh

Jaksa tuntut 9 Tahun 9 Bulan Kamkam Suka Maju kec.Banjar Margo

 

Menggala, echanews.com

Di Ruang kerja Kasi Pidsus Kejari Tulang Bawang Hi. Husni Mubaroq. SH. kepada jaksa penuntut umum Hendra. SH dan Bangkit Budi Saya. SH yang kami temui untuk mengkonfirmasi tindak lanjut terkait Perkara Kakam Suka Maju kec.Banjar Margo kab.Tulang Bawang. Lampung. Atas dugaan penyalah gunakan Dana Bumkam Tahun 2018 dan Add Tahun 2017. Kamis 26/ 12/ 2019.

Melalu penyelidikan dan penyidikan Jpu Hendra. SH Mengatakan, ” terdakwa Muhammad Yusuf. Spd bin Komar Mantan kakam Suka Maju dalam perkara ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, dengan perbutan melakukan tindak pidana Korupsi, yakni melawan hukum menyalahgunakan wewenang Jabatan, melanggar Pasal 3 UU RI no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

” dalam mengunakan dana Bumkam pada tahun 2018 dan dana Add tahun 2017. hingga merugikan keuangan negara dan perekonomian negara. sebagai mana di atur dan diancam pidana dalam pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 undang 2 no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah di ubah dgn undangan 2 no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana Korupsi.

Terdakwa Muhammad Yusup, bin komar di tuntut oleh jaksa 6 tahun dan 6 bulan kurungan dan membayar denda sebesar Rp 50 juta rupiah supsider 3 bulan kurungan. seta terdakwa di tuntut untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 481.733. 711,00 rupiah.
dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 bulan setelah putusan pengadilan , maka harta bendanya akan disita oleh jaksa penuntut umum untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Hendra sebut, ” Dan bila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti pengganti maka terdakwa di Tuntut pidana dengan pidana penjara 3 tahun, tiga bulan.

Tambahya, ” Atas Tuntutan perkara ini dengan memperhatikan undangan2 yang berlaku. berdasarkan pasal 197 KUHAP. Putusan  sepenuhya kami serahkan kepada Majlis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut, pengadilan negeri Tipikor klas 1A Tanjung karang. Tutupnya, ” Hendra Jpu. (Des/ red).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *