oleh

Pengadilan Negeri TUBA Gelar kembali Persidangan Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Kampus STAI

-Peristiwa-534 views

 

Tulang Bawang, EchaNews com..

Sidang lanjutan kasus penyerobotan lahan di kampung panca karsa purna jaya, Kecamatan Banjar baru Kabupaten Tulang bawang kembali digelar oleh Pengadilan Negeri Menggala, Rabu (13/03).

Sidang yang beragenda memberikan Kesimpulan baik kesimpulan dari penggugat dan tergugat namun pihak tergugat tidak hadir di persidangan ini dan sidang putusan di jadwalkan Rabu (27/03/2019).

Melalui kuasa hukumnya, penggugat memberikan Kesimpulan bahwa para tergugat dalam perkara No.27/Pdt.G/2018/PN.menggala telah melanggar hukum.

Irfan menjelaskan surat pernyataan hibah yang dibuat oleh aruji bin usman kepada STAI tidak memiliki alas hak dalam memberikan hibah begitu pula mengenai pemberian hibah tersebut tidak sesuai dengan tata cara yang telah ditentukan oleh undang undang.di karenakan hibah yang dilakukan oleh aruji bin usman kepada STAI cacat hukum karena tidak memenuhi ketentuan pasal 1682 jo 1683 BW.

Yang mana sebelumnya Kuasa hukum pihak tergugat berargumen yang di bangun oleh abu thalib kholik mendirikan STAI untuk kepentingan umum merupakan alasan pembenar saja,karena yang terjadi sebenarnya pendirian STAI hanya untuk kepentingan keluarganya saja atau kepentingan pribadi saja.

bahkan alasan yang dibangun oleh abu thalib kholik merampas tanah almarhum samuji yang telah bersertifikat hak milik untuk membela kepentingan islam,tentu saja cara yang ditempuh abu thalib kholik merupakan cara yang sesat dan tidak dapat dibenarkan menurut hukum,karena hal tersebut dapat merusak dan memecah belah kesatuan anak bangsa dan dapat merusak sendi sendi benika tunggal ika dan pancasila, Ungkapnya.

Menurutnya pihak pengadilan atau para majelis sudah bisa menilai dari sebelum sebelumnya keterangan dr pihak instansi terkait ijin semuanya itu tidak ada Dan oleh karenanya abu thalib telah menipu dan membohongi publik dengan memberikan keterangan.

Hal senada juga di sampaikan ketua majelis hakim yang memimpin sidang perkara no 27/ pdt.G/2018 menggala,aris pitra wijaya,mereka merasa dibohongi dan terkecoh juga dengan pernyataan abu thalib di media,ternyata dalam pembuktian sidang abu thalib tidak memiliki alas hak dalam menguasai lahan dan membangun gedung STAI di tanah milik almarhum samuji yang telah bersertifikat hak milik, pungkasnya. (Antara/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *