oleh

Kasi Intel Bersamaan Kasi Pidsus Kejari Tulang Bawang Berikan Sempel Terhadap Pengguna Anggara Dana Desa

 

TULANGBAWANG BARAT, echanews.com

Kepalou Tiyuh Agung Jaya Kec.waykenanga Kab. TubaBarat.jadik Kado awal tahun Kejari tuba yg terjaring OTT. Dan kasi Intel dan kasi Pidsus Kejari Tulang Bawang atas dugaan Korupsi anggaran pada pelaksanaan Dana Desa Tiyuh Tirta Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Berhembus kabar jika kasus dugaan Korupsi Dana Desa Tiyuh Tirta Kencana Tubaba itu juga menjadi Sorotan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Lampung ditepis oleh Akhmad Rafliansyah Selaku Kasi Intelejen Kejari Tulangbawang. Menurutnya perkara itu masih penyelidikan oleh pihak Kejari Tulangbawang.

Namun, Rafli juga tidak membenarkan jika kabar soal berkas perkara tsb juga dipegang oleh Kejati Lampung.” Nggak (belum sampai Kejati).semua itu masih di tingkat Kejari tuba , tau kalau ada yang juga lapor ketingkatKejati. kata kasi Intel tuba saat berbincang melalui pesan WhatsApp semalam, Rabu (9/1/2019).

Kasi Intel pastikan jika pihaknya serius dan cermat dalam menangani perkara tersebut. Dengan demikian, Kasi Intel menegaskan Kejari Tuba terus memproses secara hukum kasus ini.” Sudah ada beberapa saksi . yang Dihadirkan untuk di mintai keterangan. Termasuk kadesnya (Kepalou Tiyuh Tirta Kencana, Samidi). masih didalami,”pungkasnya.

Dikabar sebelumnya, Kasi Intel bersama Kasi Pidsus Tulangbawang lagi mendalami suatu dugaan Penyalahgunaan Dana Desa di Tiyuh Tirta Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tubaba. Pada Selasa Ahir tahun 2018 Kejari Tuba dikabarkan telah memanggil Kepalou Tiyuh tersebut untuk melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan.

Hal ini dibenarkan oleh Akhmad Rafliansyah, Kasi Intelejen Kejari Tulangbawang. Menurut dia, pemanggilan terhadap Samidi, Kepalou Tiyuh Tirta Kencana tersebut merupakan proses hukum yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) terkait adanya dugaan Penyalahgunaan Dana Desa. Di salah satu tiyuh di Kabupaten Tubaba itu.

“Iya. Kemarin (Selasa) kita sudah lakukan pemanggilan, hingga saat ini masih dalam proses konfirmasi, pengumpulan data dan baket (bahan keterangan),”ungkap Rafli melalui pesan WhatsApp, Rabu (19/12/2018).

Selanjutnya kasi Intel tuba mengatakan, pemanggilan tersebut adalah tahap pertama terhadap proses hukum Kepalou Tiyuh Tirta Kencana (Samidi) atas dugaan Pengunaan anggaran Dana Desa (ADD) Di Tiyuh tersebut.” Ini untuk menindak lanjuti dari laporan Resmi dari pengurus Forum dan adanya Pemberitan Wartawan Media Harian Tulangbawang Barat. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *